Di bawah ini adalah mural atau lukisan dinding anak saya. Baru berumur 3
tahun dan hanya mewakili anak-anak kecil pada umumnya... Berbekal
pengetahuan dari sekolah PAUD nya, Ayyum (panggilan anak saya) mencoba
menggambar kelima jari tangannya, namun pada saat mulai menggambar
sesuatu terlintas melebihi kemampuan menggambarnya, ia bercerita ada
awan, pohon tinggi, burung, ada juga hantu... Haha... dasar anak kecil!
Lanjutkan perjuangan mu nak!
![]() |
| Mural by Ayyum-1 |
![]() |
| Mural by Ayyum-2 |
Sebenarnya kegiatan Ayyum ini sangat menghibur saya, namun karena tembok
yang bisa ia jangkau hampir tidak luput dari goresan pensilnya membuat
eyang Aung & Uti nya agak kerepotan. Apalagi terkadang minta naik
meja... :D
Semoga dari anda yang sempat mampir ke blog ini berkenan memberikan
masukan atau komentar lebih kepada bagaimana kami sebagai orang tua.
Membiarkan terus untuk terus membuat mural? Atau mengarahkan menggambar
pada sebuah media kertas atau kanvas?
Mohon saran dan semoga bisa berbagi pengalaman. Terimakasih...


Coba temboknya dicat putih pak agung.. selanjutnya lihat apa yg melintas dalam imajinasinya de ayumm... hee.. ngefans kulo pak kalih panjenengan.
BalasHapusSudah di cat 5 kali, ini sudah mulai lagi hehe..
HapusTerimakasih mas Nyonk.. Tp jangan berlebihan, mbok inyong e Ge-Er :)